About

free counters

Minggu, 23 Januari 2011

7 Bajak Laut Terhebat Di Dunia



Pernah mendengar Bajak Laut? Mungkin kita menganggap itu hanya cerita khayalan saja, tapi di sini sedikit saya mau memperkenalkan beberapa kapten bajak laut yang pernah berjaya pada era keemasannya. Pada tahun 1600-1700. Mereka pernah berjaya di 7 samudra, menyebar teror dan merampok kapal2 dagang kolonialis. Mereka adalah Bajak Laut yang terkenal di masa-nya dan memberikan banyak inspirasi hingga saat ini.

1. Henry Morgan -The King of All Pirates

Bartholomew Roberts, yang disebut sebagai 'Great Pirate Roberts', menjelajahi laut pada awal abad kedelapan belas. Ia menjelajahi pantai-pantai Amerika Utara dan Selatan.Roberts dikenal menyimpan begitu banyak kebencian bagi orang-orang di pulau Martinique dan Barbados, karenanya ia menciptakan bendera hitam untuk menggambarkan hal itu. Ia adalah bajak laut yang sukses besar pada masa Golden Age of Piracy. Dia menangkap kapal lebih banyak daripada beberapa bajak laut terbaik dari era ini, seperti Blackbeard atau Kapten Kidd. Ia diperkirakan telah menangkap lebih dari 470 kapal. Pada akhir hayatnya Kapten Roberts terbunuh oleh grapeshot (sejenis meriam kapal) yang mengenainya, ketika dia berdiri di dek. Setelah itu dia dikuburkan di dalam laut oleh para awak kapalnya dengan membungkusnya menggunakan layar kapal.

Kematian Roberts 'mengejutkan dunia bajak laut, serta Angkatan Laut Inggris. Para pedagang lokal dan warga sipil bahkan berpikir jika dia tak terkalahkan, dan beberapa menganggapnya seorang pahlawan. Kematian Roberts dianggap banyak sejarah bahwa ini sebagai akhir Golden Age of Piracy.

3. William Kidd - 'Captain Kidd'

Olivier Levasseur, dengan nama panggilan La Buse atau Bouche (The Buzzard), julukan ini dikarenakan kecepatan dan kesenyapan nya dalam menghabisi musuh2nya. Pada awalnya ia menjadi seorang perwira angkatan laut setelah menerima pendidikan militer. Setelah perang Spanyol (1701-1714) berakhir ia diperintahkan untuk pulang ke rumah dengan kapalnya, tetapi dia malah bergabung dengan Benjamin Hornigold yaitu sebuah organisasi bajak laut pada 1716. Levasseur membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang baik di atas kapal, meskipun dia memiliki bekas luka di satu mata yang membatasi penglihatan nya.

Pada tahun 1720, salah satu matanya telah menjadi benar-benar buta sehingga ia mulai mengenakan penutup mata, yang mana di masa datang timbul dugaan jika setiap bajak laut identik menggunakan salah satu penutup mata.

Puncak kejayaannya adalah ketika ia merampas kapal milik portugis yaitu Galeon Nostra Senhora do Cabo yang berisikan penuh dengan barang berharga. Ketika jarahan dibagi, masing-masing bajak laut menerima setidaknya £ 50.000 guinea emas (disesuaikan dengan inflasi untuk 2008: £ 7.500.000), serta masing masing mendapat 42 berlian. Kemudian Levasseur membagi sisa emas, perak, dan benda-benda lainnya, sedangkan Levasseur sendiri mengambil salib emas.

0 komentar:

Poskan Komentar